Boyolali - Perangkat Mengajar - Pola Laporan Rancangan Aktualisasi Latsar Cpns Guru
Perhatian : Lihat Tampilan Melalui Dekstop, Laptop, Notebook, PC atau Komputer untuk tampilan yang lebih baik (versi mobile mungkin membuat hukum penulisan tidak nyaman)
LAPORAN AKTUALISASI DAN HABITUASI NILAI-NILAI DASAR PNS
MAKSIMALISASI PENGGUNAAN APLIKASI GAME KIDS SPELLING MATCHING PADA KELAS VIII Sekolah Menengah Pertama NEGERI 28 SINJAI
Disusun oleh:
NAMA PESERTA : LASMIARNI, S. Pd
NIP : 19931122 201903 2 021
NO. URUT ABSEN : 28
KELAS : SINJAI
PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN DALAM NEGERI
REGIONAL MAKASSAR
TAHUN 2019
Download Sampul, Daftar Isi, Kata Pengantar
Baca Juga : Kumpulan Judul Aktualisasi LATSAR CPNS Semua Profesi Jabatan
Baca Juga : Kumpulan Judul Aktualisasi LATSAR CPNS Semua Profesi Jabatan
Kata Pengantar
Pelaksanaan aktualisasi ini akan dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 28 Sinjai kelas VII. Sekolah yang didirikan pada tanggal 17 Juli 2017 ini terletak di Desa Kompang Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai. Awalnya sekolah ini berjulukan SMPN Satu Atap Karangko kemudian di awal tahun 2019 berubah nama menjadi Sekolah Menengah Pertama Negeri 28 Sinjai menurut Peraturan Bupati Sinjai.
Berdasarkan informasi yang penulis dapatkan sebetulnya di Sekolah Menengah Pertama Negeri 28 Sinjai terdapat beberapa permasalahan terkait kemampuan siswa khususnya kemampuan berbahasa Inggris. Permasalahn tersebut diantaranya lemahnya penguasaan kosa kata Bahasa Inggris siswa, rendahnya budaya literasi Bahasa Inggris di kalangan siswa dan minimnya penggunaan Bahasa Inggris antar siswa di lingkungan sekolah.
Hal tersebut dilatarbelakangi alasannya ialah rendahnya minat siswa untuk berguru Bahasa Inggris. Di sinilah penulis ingin mengambil kiprah untuk memperlihatkan penemuan dalam bentuk Maksimalisasi penggunaan aplikasi game kids spelling matching pada kelas VIII Sekolah Menengah Pertama NEGERI 28 SINJAI.
Tujuan
Adapun tujuan dari acara aktualisasi ini:
1. Agar para penerima Latsar bisa memahami sepenuhnya pembelajaran yang didapatkan yaitu menyangkut wacana ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi), Pelayanan Publik, Manajemen ASN dan Whole of Government dengan pribadi mengaplikasikannya di lingkungan kerja yang dalam hal ini di Sekolah Menengah Pertama Negeri 28 Sinjai
2. Peserta yang telah mendapat akta kelulusan Latsar CPNS Golongan III, yang nantinya dibutuhkan bisa pribadi mengaplikasikannya di Instansi kerja masing-masing untuk sanggup kemudian menjadi Aparatur Sipil Negara yang mempunyai integritas dan kompetensi.
Manfaat
Manfaat bagi penerima diklat :
1. Mampu menginternalisasi dan mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN (ANEKA) kepada diri sendiri maupun dalam pekerjaan yang dilakukan;
2. Mampu melaksanakan kiprah dan perintah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;
3. Mampu menambah kompetensi diri dan keahlian yang berdaya guna, dinamis dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi lingkungan kerja.
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI AKTUALISASI
Profil Organisasi
Sejarah
Sekolah Menengah Pertama Negeri 28 Sinjai pada awal berdirinya berjulukan SMPN Satap Karangko. Sesuai namanya SMPN Satap Karangko dibangun di daerah yang sama dengan sebuah SD. Didirikan pada tanggal 17 Juli 2007 terletak di Desa Kompang, Kecamatan Sinjai tengah, kabupaten Sinjai dengan posisi geografis lintang -5,2205 bujur 120,0786.
Selama 12 tahun semenjak didirikannya, sekolah ini telah mengalami pergantian Kepala Sekolah sebanyak dua kali yakni Muh. Nasir, S.Pd (2007-2014) dan Aras, S.Pd (2014-sekarang).
Pada tahun 2019 SMPN Satap Karangko mengalami perubahan nama menjadi Sekolah Menengah Pertama Negeri 28 Sinjai menurut Peraturan Bupati Sinjai.
Visi dan Misi Organisasi
Visi :
Terwujudnya generasi yang berprestasi, berkarakter, berlandaskan iman dantaqwa
Misi :
- Menanamkan keyakinan/akidah melalui pengamalan fatwa agama
- Meningkatkan mutu pendidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan generasi yang bermoral, kreatif, berkarakter, maju dan mandiri
- Mengembangkan pengetahuan di bidang IPTEK
- Mengoptimalkan proses pembelajaran dan bimbingan
- Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana sekolah
- Melaksanakan pengembangan kelembagaan dan administrasi sekolah
- Mewujudkan pengembangan sistem evaluasi sesuai dengan pedoman penilaian
- Mengoptimalkan sumber pembiayaan dan pengelolaan biaya pendidikan
- Meningkatkan acara keagamaan
Nilai-Nilai Organisasi
Nilai-nilai organisasi yang diterapkan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 28 Sinjai yaitu nilai yang berkaitan dengan visi Sekolah Menengah Pertama Negeri 28 Sinjai yakni berprestasi, berkarakter, berlandaskan Iman danTaqwa.
Penetapan Isu
Alat analisis kriteria isu yang digunakan dalam penulisan rancangan aktualisasi ini adalah alat analisis APKL (Aktual, Problematika,Kekhalayakan, Layakan).
No. | Isu | Kriteria | Jumlah Skor | |||
A | P | K | L | |||
1. | Lemahnya penguasaan kosa kata Bahasa Inggris siswa | 5 | 4 | 4 | 5 | 18 |
2. | Rendahnya budaya literasi Bahasa Inggris di kalangan siswa | 5 | 4 | 4 | 4 | 17 |
3. | Minimnya penggunaan Bahasa Inggris antar siswa di lingkungan sekolah | 4 | 3 | 3 | 3 | 13 |
Isu yang diangkat : Lemahnya penguasaan kosa kata Bahasa Inggris siswa
Gagasan Pemecahan Isu : Memaksimalkan penggunaan aplikasi game kids spelling matching pada kelas VII Sekolah Menengah Pertama NEGERI 28 SINJAI
Hasil Aktualisasi dan Analisis Dampak
Kegiatan 1
Kegiatan | Melaporkan rancangan aktualisasi kepada pimpinan |
Waktu Pelaksanaan | Senin, 15 Juli 2019 |
Lampiran Kegiatan | Terlampir |
Capaian Kegiatan | Terlaksana |
Tahapan Kegiatan | · Mengkonsultasikan kepada pimpinan mengenai rancangan aktualisasi · Membuat rangkuman hasil konsultasi |
Output/Hasil Kegiatan | · Terkonsultasinya rancangan aktualisasi · Tersedianya rangkuman hasil konsultasi |
Keterkaitan dengan mata pelatihan | Etika Publik (Sopan dan santun) Adanya indikator Sopan dan santun dalam melaksanakan konsultasi dengan atasan, dalam hal ini sopan dan santun terwujud melalui sikap mengetuk pintu, memberi salam, mohon izin masuk, duduk bila sudah dipersilahkan, mengutarakan maksud dan tujuan dengan bahasa yang teratur, serta memperhatikan instruksi dengan saksama. Akuntabilitas (Transparan) Indikator transparan dalam hal ini terlihat dari upaya untuk mengutarakan maksud sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. Komitmen mutu (Cermat dan Teliti) Indikator Cermat dan Telitidalam nilai ini sanggup terwujud melalui ketelitian dalam membuat rangkuman hasil konsultasi yang sesuai dengan apa yang disampaikan oleh atasan |
Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi | Melalui Kegiatan melaporkan rancangan acara kepada pimpinan dikaitkan dengan Visi Organisasi yaitu: terwujudnya generasi yang berprestasi, berkarakter, berlandaskan iman dan taqwa, serta Misi Organisasiyang ke-3 yaitu: Mengembangkan pengetahuan di bidang IPTEK , alasannya ialah acara ini dimaksudkan bisa meningkatkan kemampuan bahasa inggris siswa di SMPN 28 Sinjai melalui pembelajaran berbasis android (aplikasi game kids spelling matching ) |
Penguatan Nilai | Berprestasi dan Berkarakter Dalam penguatan terhadap nilai organisasi yaitu berprestasi, berkarakter, dan berlandaskan iman dan taqwa penggunaan aplikasi game kids spelling guna meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa sehingga nilai berprestasi dan berkarakter akan bisa diwujudkan. |
Analisis Dampak | Jika acara ini tidak dilaksanakan dengan menerapkan nilai-nilai dasar ASN yaitu Etika Publik, Akuntabilitas dan Komitmen Mutu maka acara ini tidak akan terealisasi dengan baik dan bisa saja apabila nilai-nilai dasar ini tidak diterapkan akan memperlihatkan dampak yang kurang baik. Jika nilai Etika Publik tidak diterapkan dalam acara ini, maka berkonsultasi dengan pimpinan dalam hal ini ialah Kepala Sekolah selaku pemegang tanggung jawab tertinggi di sekolah maka acara aktualisasi ini akan mengalami hambatan. Jika tahapan ini tidak dilakukan dengan sopan dan santun, maka atasan akan kurang berkenan ketika kita ingin melaksanakan konsultasi kembali, dan juga hal yang akan dikonsultasikan akan terhambat. Hal ini memperlihatkan adanya sikap sopan santun dan menghargai atasan amatlah penting. Jika nilai akuntabilitas tidak diterapkan yakni mengutarakan maksud sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada maka instruksi ataupun masukan yang disampaikan atasan tidak akan efektif dan jikalau nilai kesepakatan mutu tidak diterapkan yakni cermat dan teliti akan memungkinkan kita membuat rangkuman yang tidak sesuai dengan instruksi atasan serta tidak bisa memilah masukan mana yang lebih efektif untuk dilaksanakan dalam acara aktualisasi. |
Kegiatan 1
Kegiatan | Menyusun rancangan perangkat pembelajaran (RPP) |
Waktu Pelaksanaan | Selasa, 16 Juli 2019 s/d Kamis, 18 Juli 2019 |
Lampiran Kegiatan | Terlampir |
Capaian Kegiatan | Terlaksana |
Tahapan Kegiatan | · Menyusun RPP menurut langkah-langkah penyusunan rancangan perangkat pembelajaran (RPP) · Mencetak (print out) rancangan perangkat pembelajaran (RPP) · Melaporkan dan memperlihatkan kepada pimpinan rancangan perangkat pembelajaran (RPP) yang telah dibuat |
Output/Hasil Kegiatan | · Tersusunnya rancangan perangkat pembelajaran (RPP) · Tercetaknya (printed out) rancangan perangkat pembelajaran (RPP) · Teridentifikasinya oleh pimpinan rancangan perangkat pembelajaran (RPP) yang telah dibentuk |
Keterkaitan dengan mata pelatihan | Komitmen Mutu (Inovasi, cermat dan teliti) Indikator Inovasi dalam hal ini sanggup dilihat dari upaya menyusun RPP dengan merancang media pembelajaran berbasis android dalam proses pembelajaran biar meningkatkan minat siswa dalam pelajaran Bahasa Inggris. Sedangkan cermat dan teliti sanggup dilihat dari upaya mencetak RPP yang dilakukan dilakukan dengan cermat dan teliti biar tersusun dengan baik Nasionalisme (Kerja Keras) Indikator kerja keras pada nilai nasionalisme dalam acara ini sanggup dilihat dari upaya penyusunan RPP yang sesuai dengan langkah-langkah penyusunan RPP serta berusaha menyusun langkah-langkah pembelajaran yang cukup efektif bagi siswa dan guru. Akuntabilitas (Tanggung Jawab) Indikator Tanggung jawab diwujudkan melalui upaya memenuhi salah satu kiprah dan fungsi guru yakni merencanakan pembelajaran serta membuat suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis dan dialogis. Etika Publik (Sopan dan Santun) Indikator sopan dan santun dalam acara ini sanggup terwujud melalui sikap ketika memperlihatkan RPP tersebut kepada pimpinan yakni dengan mengetuk pintu, memberi salam, mohon izin masuk, duduk bila sudah dipersilahkan, mengutarakan maksud dan tujuan dengan bahasa yang teratur, serta menyimak dengan seksama instruksi dari pimpinan. |
Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi | Melalui acara penyusunan Rancangan perangkat pembelajaran (RPP) dikaitkan dengan Visi Organisasi yaitu: terwujudnya generasi yang berprestasi, berkarakter, berlandaskan iman dan taqwa, serta Misi Organisasiyang ke-3 yaitu: Mengembangkan pengetahuan di bidang IPTEK , alasannya ialah acara ini dimaksudkan bisa meningkatkan kemampuan bahasa inggris siswa di SMPN 28 Sinjai melalui pembelajaran berbasis android (aplikasi game kids spelling matching ) |
Penguatan Nilai | Berprestasi dan Berkarakter Dalam penguatan terhadap nilai organisasi yaitu berprestasi, berkarakter, dan berlandaskan iman dan taqwa penyusunan Rancangan Perangkat Pembelajaran (RPP) guna meningkatkan kemampuan bahasa inggris siswa di SMPN 28 Sinjai melalui pembelajaran berbasis android (aplikasi game kids spelling matching ) sehingga nilai berprestasi dan berkarakter akan bisa diwujudkan. |
Analisis Dampak | Penyusunan Perangkat Pembelajaran (RPP) merupakan salah satu kiprah pokok guru guna membuat pembelajaran yang efektif, apabila acara ini tidak dilaksanakan dengan menerapkan nilai dasar berupa nilai kesepakatan mutu, nasionalisme, akuntabilitas dan watak publik maka acara ini tidak akan berjalan sesuai yang diharapkan. Inovasi yang dilakukan dalam mendesain proses pembelajaran merupakan hal dasar yang harus dilakukan oleh setiap guru sehingga minat siswa untuk berguru sanggup meningkat. Karena apabila kita menentukan desain pembelajaran yang selalu sama dengan kata lain tidak melaksanakan penemuan maka siswa akan merasa bosan dan kesudahannya minat belajarnya akan turun. Kemudian dbutuhan kerja keras dalam menyusun RPP biar metode dan langkah-langkah pembelajaran yang dirancang sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, RPP yang dibentuk harus sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan, dalam hal ini merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban biar apa yang diajarkan kepada siswa sesuai dengan apa yang akan dieavaluasikan. Selanjutnya ketika RPP dicetak harus dilakukan dengan cermat dan teliti sehingga tersusun dengan rapi. Jika RPP tidak tersusun dengan rapi memungkinkan terjadi hal yang sanggup menghambat proses pembelajaran nantinya serta akan mendapat teguran dari pimpinan dalam hal ini kepala sekolah atau pengawas sekolah yang akan berdampak pada evaluasi kinerja guru. Kemudian ketika melaporkan rancangan perangkat pembelajaran (RPP) kepada pimpinan, dia tidak bisa mengoreksi bab tersebut seandainya bab tersebut masih harus diperbaiki. Serta harus disertai dengan sikap yang sopan dan santun alasannya ialah apabila sikap kita kurang sopan hal itu memperlihatkan kurangnya rasa hormat kita kepada pimpinan dan bisa menimbulkan ketersinggungan pada atasan serta komunikasi yang terjalin akan kurang baik dan suasana menjadi kurang nyaman. |
