Tips

Boyolali - Perangkat Mengajar - 8 Fitur Utama Situs Rumah Berguru Kemdikbud.Go.Id


Berikut ini 8 Fitur Utama Portal Rumah Belajar Kemdikbud yang sanggup diakses melalui laman http://belajar.kemdikbud.go.id/dashboard

Simak Penjelasan wacana 8 Fitur rumah berguru Kemdikbud di bawah ini !

Baca Juga : Pedoman dan Petunjuk Pemanfaatan Rumah Belajar

1. Sumber Belajar


Fitur sumber berguru merupakan salah satu layanan fitur yang tersedia di dalam portal Rumah Belajar, Layanan fitur Sumber Belajar tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan berguru siswa dan guru di sekolah. Selain menyediakan banyak sekali materi


pengetahuan jenjang pendidikan PAUD, SD, SMP, Sekolah Menengan Atas dan Sekolah Menengah kejuruan juga menyediakan sarana penilaian berguru secara online. Layanan ini akan memperlihatkan alternatif media pembelajaran berbahasa Indonesia yang sesuai dengan tuntutan perkembangan TIK.

Saat ini media pembelajaran berbasis web yang berbahasa Indonesia dalam dunia pendidikan Indonesia masih terbatas jumlah konten dan medianya di banding yang berasal dari luar negeri. Sumber berguru mempunyai fungsi yang strategis dalam pembelajaran, yaitu:

  1. meningkatkan produktivitas pembelajaran, 
  2. memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual, 
  3. memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pembelajaran, 
  4. lebih memantapkan pembelajaran dengan jalan meningkatkan kemampuan sumber belajar, penyajian informasi dan materi berguru secara lebih konkret, 
  5. memungkinkan  belajar  secara  seketika  yaitu  mengurangi kesenjangan antara pembelajaran yang bersifat mulut dan ajaib dengan realitas yang konkret, serta memperlihatkan pengetahuan yang sifatnya langsung, dan 
  6. memungkinkan penyajian pembelajaran yang lebih luas dengan menyajikan informasi yang menembus batas geografis.

2. BSE (BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK)


Buku Sekolah Elektronik, disebut juga BSE, yakni inisiatif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang bertujuan untuk menyediakan buku didik elektroik untuk tingkat pendidikan dari SD, SMP, Sekolah Menengan Atas dan SMK. Pemerintah (Kemendikbud) melalui Pusat Perbukuan membeli hak cipta buku-buku sekolah di banyak sekali jenjang pendidikan kemudian buku tesebut diunggah ke website.


Web BSE merupakan situs yang menyajikan buku dengan format .pdf yang sanggup dibaca secara online atau sanggup diunduh untuk kemudian dibaca secara offline dengan alamat http://belajar.kemdikbud.go.id kemudian pilih fitur buku sekolah elektronik. Buku-buku tersebut bisa diunduh dan diperbanyak oleh siapa saja secara gratis.

Harapannya yakni belum dewasa Indonesia tidak lagi menghadapi duduk perkara dalam membeli buku. Hingga ketika ini sudah lebih dari 900 judul buku yang tersedia di situs BSE. BSE tidak hanya bisa diakses dan dibaca dengan memakai komputer (baik secara online maupun offline) namun bisa melalui perangkat android.

Pengertian “buku elektronik” dalam hal ini yakni buku yang disediakan secara elektronik, bukan buku yang harus dibaca secara elektronik. Seperti yang disebut di awal, BSE memang tersedia secara elektronik, tetapi sanggup diunduh, dicetak dan diperbanyak oleh siapa saja.

Makara untuk satu sekolah, contohnya tidak perlu semua orang mengunduh. Apabila sarana komputer/internet terbatas, cukup satu orang (guru) saja yang mengunduh, kemudian mencetak dan memperbanyak untuk keperluan siswa.

3. BANK SOAL


Fitur Bank Soal dikembangkan sebagai wadah bagi guru-guru untuk menciptakan soal dan membuatkan kepada pengguna yang lain, serta melaksanakan penilaian hasil berguru secara online.


Evaluasi hasil berguru yang tersedia pada fitur Bank Soal ini yaitu: Latihan, Ulangan, dan Ujian. Latihan merupakan kumpulan soal-soal menurut satu topik yang bersifat sebagai latihan beserta pembahasannya. Ulangan merupakan kumpulan soal-soal menurut satu topik tertentu. Ujian merupakan kumpulan soal-soal dari beberapa topik yang berbeda.

Agar sanggup memanfaatkan fitur Bank Soal ini, pengguna harus mendaftar sebagai anggota dengan mengakses alamat Rumah Belajar, yaitu http://belajar.kemdikbud.go.id/dashboard

Setelah mendaftar, pengguna gres bisa melaksanakan login ke fitur Bank Soal dengan memakai username dan password yang telah dibuat. Pada tampilan beranda, terdapat informasi jumlah latihan, ulangan, dan ujian yang telah dibentuk oleh para guru serta sanggup dimanfaatkan oleh siswa dalam mengerjakan evaluasi.

4. LAB MAYA


Laboratorium virtual yakni berupa software komputer yang mempunyai kemampuan untuk melaksanakan modeling peralatan komputer secara matematis yang disajikan melalui sebuah simulasi. Dengan kata lain, laboratorium virtual merupakan bentuk tiruan dari sebuah laboratorium riil yang dipakai dalam acara pembelajaran ataupun penelitian secara ilmiah guna menekankan sebuah konsep atau mendalami sebuah konsep-konsep tertentu.


Laboratorium virtual diharapkan untuk memperkuat pemahaman konsep dalam proses pembelajaran. Laboratorium virtual bukanlah pengganti tetapi bab dari Laboratorium riil yang dipakai untuk melengkapi dan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada. Di samping itu dimungkinkan pula bagi sekolah-sekolah yang belum mempunyai laboratorium secara fisik menerapkan laboratorium virtual.

Laboratorium virtual mungkin tidak perlu komprehensif, namun pada prinsipnya yakni bentuk upaya pengintegrasikan TIK dalam kegiatan pembelajaran. Laboratorium virtual bukanlah pengganti tetapi bab dari laboratorium riil yang dipakai untuk melengkapi dan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada.

Kekuatan dari laboratorium virtual yakni pada kemampuan modeling dan simulasi yang memungkinkan untuk memperjelas sebuah konsep sebuah materi pembelajaran. Laboratorium virtual diharapkan untuk memperkuat pemahaman konsep dalam proses pembelajaran. Laboratorium virtual ini dimaksudkan untuk melengkapi sumber berguru penerima didik khususnya dalam hal melaksanakan praktikum dengan menyediakan laboratorium virtual

Bisa diakses kapanpun dan dimanapun (http://labvirtualbiologi. webege.com).

Di dalam laboratorium virtual terdapat beberapa bab penting, antara lain:
1) pemodelan yakni suatu proses membangun representasi. Modeling dipakai untuk memperbaiki kekurangan pada proses pembelajaran yang mengedepankan metode cermah dan latihan soal, alasannya pada prinsipnya pemodelan atau modeling dipakai dengan mengajak penerima didik dalam mendesain secara fisik yang diharapkan dalam proses untuk menggambarkan, menjelaskan dan memprediksi sebuah fenomena;

2) simulasi merupakan acara komputer yang mereproduksi fenomena alam melalui visualisasi dari sebuah model. Simulasi dapat: a) membantu penerima didik dalam mempelajari model fenomena alam dalam dunia nyata yang mempunyai sikap sistem kompleks, b) membantu penerima didik untuk memahami dunia konseptual dari ilmu pengetahuan melalui animasi, yang sanggup meningkatkan pemahaman dari konsep ilmiah yang abstrak.

5. PETA BUDAYA


Fitur Peta Budaya merupakan salah satu layanan fitur yang tersedia di dalam portal Rumah Belajar, Layanan fitur Peta Budaya tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan berguru siswa dan guru di sekolah maupun masyarakat yang ingin mengetahui keanekaragaman budaya Indonesia.

Materi yang terdapat di fitur Peta Budaya sanggup dimanfaatkan pada semua jenjang pendidikan, dimana cara dan seni administrasi penyampaian ataupun pemanfaatan yang akan mungkin berbeda-beda pada semua jenjang dimana guru sebagai Pendidik yang akan mengatur seni administrasi pembelajaran di sekolah. Layanan ini akan memperlihatkan alternatif media pembelajaran wacana kebudayaan Indonesia yang sesuai dengan tuntutan perkembangan TIK.


Saat ini media pembelajaran berbasis web yang berbahasa Indonesia dalam dunia pendidikan Indonesia masih terbatas jumlah konten yang mengagkat wacana budaya dan cagar budaya.

Peta Budaya mempunyai fungsi yang strategis dalam pembelajaran, yaitu:

1) meningkatkan produktivitas pembelajaran wacana kebudayaan yang kita miliki,
2) memperlihatkan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya individual (mandiri) ,
3) memperlihatkan dasar yang lebih ilmiah dan menarik terhadap pembelajaran kebudayaan,
4) memungkinkan berguru secara seketika yaitu mengurangi kesenjangan antara pembelajaran yang bersifat mulut dan ajaib dengan realitas yang konkret, serta memperlihatkan pengetahuan yang sifatnya langsung, dan
6) meningkatkan nasionalisme dan kecintaan terhadap keanerkaagaman budaya serta berperan aktif dalam melestarikannya.

6. WAHANA JELAJAH ANGKASA


Fitur Wahana Jelajah Angkasa yakni tur virtual dengan medan turnya yakni luar angkasa. Fitur ini memanfaatkan acara Worldwide Telescope (WWT) dengan bahasa pengoperasian utamanya disajikan dalam Bahasa Inggris. Penggunaannya gampang dan praktis.

Pada tampilan awal fitur, pengguna akan ditawarkan pilihan untuk mengikuti langkah-langkah tutorial yang sangat terang dan terperinci dari acara itu sendiri mengenai fungsi dan makna dari setiap sajian dan konten yang tersedia di fitur ini.

Tampilan yang menarik dan dinamis menimbulkan pengalaman tur virtual ini seolah nyata dan dekat. Kegiatan tur virtual ini dilakukan secara real-time, artinya tampilan objek angkasa yang sedang diamati oleh pengguna yakni tampilan yang diambil pada ketika yang sama (bukan foto atau koleksi lama).

7. PKB (PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN)


Fitur PKB dikembangkan sebagai wadah bagi penyelenggara diklat untuk memperlihatkan layanan peningkatan kualitas SDM, dalam bentuk diklat secara online. Diklat secara online ini diharapkan sanggup mengatasi keterbatasan anggaran yang dimiliki instansi penyelenggara diklat untuk meningkatkan kualitas SDMnya.

Melalui fitur PKB ini penyeleggara diklat sanggup membuka kelas-kelas diklat, baik teknis maupun non teknis, dengan jumlah penerima yang cukup banyak. Agar sanggup memanfaatkan fitur PKB ini, penyelenggara diklat harus mendaftar sebagai penyelenggara dengan mengakses alamat laman:
http://diklat.belajar.kemdikbud.go.id.


Setelah mendaftar, penyelenggara sanggup menciptakan kelas diklat sesuai kurikulum diklat yang telah disusun serta memilih Pendidik yang akan bertanggung jawab dalam pembelajaran diklat.

Dengan sistem berguru yang dilakukan secara online, maka para Pendidik sanggup menggunggah materi, membuka lembaga diskusi, maupun menciptakan soal-soal, sesuai dengan waktu senggang yang dimilikinya.

Oleh alasannya itu, keberhasilan diklat online ini tergantung dari akad para Pendidik dalam melaksanakan kiprah dan tanggung jawabnya. Sistem diklat online tidak akan berhasil bila materi diklat tidak lengkap, apalagi tidak ada sama sekali. Siapa yang mempunyai wewenang menciptakan materi diklat? Tentunya hanya para Pendidik.

8. KELAS MAYA


Kelas Maya di Rumah Belajar merupakan sebuah learning management system (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi terjadinya pembelajaran online (daring) antara penerima didik dan pendidik kapan saja dan di mana saja.


Pada waktu tertentu yang terencana oleh pendidik, penerima didik sanggup mengikuti pembelajaran virtual dengan pendidik melalui tool komunikasi sinkronous (chat, video conference, audio conference, desktop sharing, whiteboard).

Strategi pembelajaran di Kelas Maya yaitu seni administrasi pembelajaran lebih bersifat konstruktivistik yang menuntut pembelajaran aktif dan berpusat pada penerima didik untuk mendorong keterampilan penerima didik. Kelas Maya ini merupakan sarana pembelajaran online bagi penerima didik dan pendidik berguru kapan saja, dimana saja, dengan siapa saja.

Makara model pembelajaran kelas maya yang dimaksudkan dalam rancangan ini yaitu suatu pembelajaran dalam jaringan (online) dengan memakai teknologi pembelajaran (Rumah Belajar) untuk merancang, menyampaikan, dan mengatur pembelajaran formal dan informal serta membuatkan pengetahuan kapan saja, siapa saja dan dimana saja.

Model pembelajaran kelas maya ini dirancang sebagai suplemen kegiatan pembelajaran di kelas dengan lebih banyak pada acara asinkronus menurut akomodasi TIK yang tersedia di sekolah.

Demikianlah artikel yang membahas 8 FITUR UTAMA SITUS RUMAH BELAJAR KEMDIKBUD.GO.ID, semoga bermanfaat bagi Bapak Ibu Guru dan Para siswa!


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel